MALANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah–‘Aisyiyah (KKNMAs) 2026 sukses melaksanakan program “Lentera Literasi Qur’an”. Program ini merupakan bentuk pendampingan pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ) yang ditujukan bagi siswa-siswi SDN 1 Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama lima hari, tepatnya pada 3–7 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNMAs mendampingi seluruh siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan metode belajar kelompok yang interaktif.
Metode Pendampingan Berbasis Pemetaan Kemampuan Siswa
Sebelum terjun mengajar, tim mahasiswa KKNMAs terlebih dahulu melakukan pendataan dan pemetaan kemampuan mengaji para peserta didik. Langkah krusial ini diambil agar proses pembelajaran BTAQ berjalan lebih terarah, efektif, dan sesuai target.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok belajar. Adapun materi keagamaan yang diberikan meliputi:
- Pengenalan huruf hijaiyah untuk kelas rendah.
- Pemahaman tajwid dasar.
- Membaca Iqra jilid 1–6 hingga Al-Qur’an.
- Hafalan surat-surat pendek (Juz Amma).
- Praktik doa-doa harian.
Kehadiran mahasiswa di SDN 1 Kucur disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh pihak sekolah dan peserta didik. Program ini sekaligus memberikan bantuan tenaga pengajar tambahan bagi sekolah dalam menyukseskan kegiatan BTAQ harian.
Wujud Nyata Kampus Berdampak di Masyarakat
Program Lentera Literasi Qur’an bukan sekadar kegiatan akademik di luar kampus. Lebih dari itu, program ini merupakan implementasi nyata dari konsep Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi hadir langsung memberikan solusi atas kebutuhan riil di tengah masyarakat.
Melalui KKNMAs 2026, mahasiswa dibekali ruang untuk mengasah kepedulian sosial, menerapkan pengetahuan, serta melatih keterampilan komunikasi mereka. Pendekatan berbasis kebutuhan mitra ini memastikan bahwa program KKN tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memberikan dampak keberlanjutan yang positif bagi sekolah lokal.
Kolaborasi Mahasiswa, Sekolah, dan PTMA
Keberhasilan program BTAQ di SDN 1 Kucur ini diinisiasi oleh tim mahasiswa KKNMAs yang terdiri dari: Muhammad Diandy Handrian, Bianglala Peri Nirwana, Nur Hafizah, Afifah Julia Rahmawati, Aisyah Nur Rofiqoh, Rahma Dwi Aqilah, Zalfa Azhar Salsabila, Anisa Luthfia Janatullaili, Rania Windaertin, Rizq Akbar Nugraha, Ifdah Mawazin, Kindi Lestari, Ahmad Hengki Fernando, dan Erwin Abdullah.
Aktivitas pengabdian ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Radhityas Kharisma Nuryasinta, S.H., M.Kn. Selain itu, kelancaran program juga didukung penuh oleh Panitia Pusat dan Lokal KKNMAs 2026, Konsorsium LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Melalui sinergi yang kuat ini, Lentera Literasi Qur’an sukses menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi pendidikan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek literasi Al-Qur’an sejak dini.



